Selasa, 10 Januari 2012

Dedicated for you

1 November 2011
Tepat dipagi hari diiringi gerimis..
Kamu pergi sahabatku, kami hanya terpaku..
Terdiam, saling menguatkan mencoba tidak meneteskan air mata
meskipun itu menjadi hal yang mustahil..
4 hari kau bertahan..
Menyatukan kami yang mungkin dulu sempat saling terpisah..
4 hari kami berbagi tawa, meskipun hati menjerit..
Doa tiada henti mengharapkan Mukzizat Nya..
Mengharapkan kau bisa menikmati canda ini..

1 November 2011
Sore hari kami tiba di kotamu Kawan..
Seperti yang sering kau mau "ayo mainlah kerumah" teriakan itu masih sering terdengar..
Tak ada tawa, air mata pun tumpah..
Sungguh kami merasa kehilangan sosok konyol dan ajaib..
Tapi kami sadar ini menjadi sebuah Kuasa Sang Pencipta..
Dan ketika Keputusan sudah diambil Nya..
Kami tau ini pasti yang TERBAIK buat semua..

Januari 2012
Ceritamu masih saja hangat terdengar..
Harum semerbak kabar tentangmu, cerita yang tentu saja membuat kami bangga..
cerita yang semakin menegaskan kalau kamu sosok luar biasa dan sahabat terbaik kami..
Kepergianmu memberikan luka..
Namun kamu menyadarkan kami arti pertemanan..
Membuat kami selalu memberi kabar atau saling mengirim pesan singkat..
seperti hal konyol yang slalu kau lakukan..

Teman,,
Kami hanya bisa menjamahmu dengan Do'a..

Tak ada lagi aksi kocak, aksi sulap banyolan dan tawa mu..
Kami tau kau sudah bahagia disana..
Kau sudah tersenyum di ujung nirwana..
Menikmati Damai Hidup Bersama Sang Pencipta..


We miss you..